Senin, 29 September 2008

Aknowledge vs Attitude


Jika Anda ingin mengalami terobosan dalam hidup dan ingin meraih keberhasilan sebagai murid-murid Tuhan, maka Anda dan saya tidak cukup hanya memiliki pengetahuan tetapi harus memiliki sikap dan gaya hidup yang benar.

Mempunyai gelar kesarjanaan tidak menjamin akan meraih kesuksesan. Lihat, berapa banyak saat ini para sarjana yang menganggur di negeri kita? Mereka gagal mendapatkan pekerjaan bukan karena kurang pintar secara akademis melainkan karena banyak di antara mereka yang tidak memiliki kepintaran dalam bersikap..

Survei mengatakan bahwa komponen kesuksesan ditentukan dari 85% attitude / sikap dan 15% aknowledge / pengetahuan.

Apa yang kita dengarkan itu akan menghasilkan aknowledge sedangkan apa yang kita lakukan itu akan menghasilkan sikap. Begitu pula dengan firman Allah yang hanya kita dengarkan, hal itu tidak akan mendatangkan perubahan melainkan hanya menambah pengetahuan saja, tetapi jika firman Allah yang kita dengarkan kemudian kita lakukan, maka akan mendatangkan perubahan dalam sikap hidup kita.

Pilihan ada pada Anda dan saya: mau berubah atau tidak, itu tergantung bagaimana respon kita. Jika kita hanya menjadi pendengar, maka tidak akan terjadi perubahan apapun, tetapi jika taati apa yang kita dengar, sudah pasti akan mendatangkan perubahan dalam hidup kita.

Apa saja sikap hidup yang akan menolong Anda dan saya untuk meraih keberhasilan?

1. Ketekunan
Ibrani 10:36
“Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.”

Ketekunan merupakan sikap pertama yang harus kita miliki agar kita dapat meraih kesuksesan, baik dalam rumah tangga, pekerjaan maupun dalam pelayanan.

Thomas Alfa Edison, penemu lampu pijar, pada mulanya dianggap bodoh oleh gurunya, sehingga d i a dikeluarkan dari sekolahnya. ibunya memutuskan untuk mengajari sendiri anaknya, karena tak ada sekolah yang mau menerimanya.

Berkat ketekunan ibunya dalam mengajar dan juga berkat ketekunan Thomas Alfa Edison dalam belajar dan bereksperimen, ia berhasil menemukan lampu pijar. Penemuan yang dipatenkannya tercatat sebanyak 1.093 buah. Berapa kali dia gagal? 9.998 kali!

Harland Sanders, adalah pendiri dan owner dari Kentucky Fried Chicken. D i a sukses membangun bisnisnya bukan dengan kepintaran akademis/aknowledge melainkan d e n g a n kepintaran sikap/attitude. Dia memulai bisnisnya di usia 66 tahun. Pensiunan angkatan darat dari negara adidaya ini tidak memiliki uang sepeser pun kecuali dari tunjangan hari tuanya, yang semakin menipis. Dia memiliki keahlian dalam memasak, lantas dia tawarkan resep masakannya ke lebih dari 1.000 restoran di negaranya. Akhirnya restoran yang ke-1008 menerima resepnya tersebut. Berkat ketekunannya, sekarang KFC menjadi salah satu perusahaan waralaba terbesar di dunia.

Jadi, jangan pernah berhenti dalam mencoba dan jangan pernah menyerah terhadap kegagalan. Teruslah mencoba sampai Anda meraih impian Anda. Ingat, ketekunan akan mendatangkan perubahan dalam hidup Anda.

2. Kejujuran
Amsal 14:11
“Rumah orang fasik akan musnah, tetapi kemah orang jujur akan mekar.”

Sikap kedua yang wajib kita miliki yaitu: kejujuran. Tanpa kejujuran Anda tidak akan pernah meraih kesuksesan yang sejati. Kejujuran akan membuat Anda “mekar” atau berkembang. Jika Anda ingin berkembang dalam pekerjaan dan pelayanan maka Anda dan saya harus hidup dalam kejujuran. Jauhkan tipu daya dan kebohongan dari dalam kehidupan Anda!

Singkirkan semua kecurangan dari dalam kehidupan Anda, maka Anda pasti akan menemukan dan meraih masa depan Anda!

Ir. Ciputra, adalah sosok anak bangsa yang sukses dengan bisnisnya. Ia merupakan pengusaha y a n g berada di belakang pendirian tiga group bisnis properti terkemuka di tanah air. Yakni Grup Jaya, Grup Metropolitan, dan Grup Ciputra. Salah satu proyeknya yang terkenal adalah Ancol.

Ir. Ciputra merupakan alumni SMA Negeri Manado sampai dengan kelas 1 lalu melanjutkan ke SMA Don Bosco M a n a d o untuk kelas 2 dan 3. Rahasia kesuksesan menurutnya adalah: berkat Tuhan, memiliki Visi, Misi & Strategi yang tepat, kerja keras, adil, jujur, aktif dan selalu inovasi.

Ciputra yang dilahirkan di Parigi, Sulawesi Tengah itu di masa kecilnya mengalami banyak kesukaran. Usia 12 tahun, ia sudah menjadi anak yatim. Setiap hari ia harus sekolah dengan berjalan kaki sejauh 7 kilo meter, tetapi berkat ketekunan dan kejujurannya, saat ini menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia.

3. Kesetiaan
Amsal 19:22
“Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya; lebih baik orang miskin dari pada seorang pembohong.”

Sikap ketiga y a n g harus kita miliki agar kita dapat meraih apa yang kita impikan adalah:kesetiaan. Kesetiaan merupakan m o d a l untuk meraih sesuatu yang lebih besar dari apa yang sudah kita raih.

Matius 25:21
Maka kata tuannya itu kepadanya: “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”

Alkitab mengajarkan kepada kita kalau kita setia dengan perkara yang kecil maka Tuhan akan memberikan tanggung jawab dalam perkara yang lebih besar. Jangan pernah mengharapkan hasil yang lebih besar jika Anda tidak setia dengan hal-hal yang kecil.

Ingat, ketekunan, kejujuran dan kesetiaan merupakan sikap atau karakter yang akan akan membawa Anda untuk meraih kesuksesan serta menopang Anda untuk mempertahankan kesuksesan. Amin.

“Charisma can bring you to the top, but Character can sustain you on the top.”

0 comments:

 
template by : uniQue  |    (c)2008 blog resmi gereja petra manado :  modified n created by;sb.susanto