" Maka Ester dikasihi oleh baginda lebih dari pada semua perempuan lain, dan ia beroleh sayang dan kasih baginda lebih dari pada semua anak dara lain, sehingga baginda mengenakan mahkota kerajaan ke atas kepalanya dan mengangkat dia menjadi ratu ganti Wasti."
Ester 2:17
Hari ini saya mau berbicara kehidupan Ester. Seorang gadis yatim piatu yang berhasil menjadi seorang ratu. Kisah perjalanan Ester menjadi ratu dimulai dari diadakannya "Kontes Kecantikan" yang diadakan oleh Ahasyweros, seorang raja yang merajai seratus duapuluh tujuh daerah dari India sampai Ethiopia (Ester 1:1).
Menurut catatan para ahli, kontes ini diikuti sekitar seribu empat ratus gadis. Raja menyelenggarakan kontes kecantikan ini dengan tujuan untuk mencari pengganti Ratu Wasti. Mengapa Ahasyweros mencari pengganti permaisuri? Apa yang membuat raja menyingkirkan Wasti dari kursi permaisuri?
Ahasyweros cari pengganti permaisuri bukan karena dia sudah bosan dengan Wasti, juga bukan karena kecantikan Wasti sudah mulai pudar, karena alkitab berkata sebenarnya raja ingin memperlihatkan kecantikan Wasti kepada semua orang yang diundang dalam sebuah pesta (Ester 1:11).
Wasti disingkirkan oleh raja dari kursi ratu bukan karena wajahnya kurang cantik tetapi karena sikapnya yang tidak lagi tunduk kepada titah raja. Wasti tidak mau datang pada saat raja mengundang dia untuk memperlihatkan kecantikannya kepada semua pembesar dan rakyat.
Nah, sikap Wasti yang tidak mau tunduk inilah yang menyebabkan raja bertindak dengan tegas, sebab kalau tidak maka apa yang dilakukan oleh Wasti akan diikuti oleh perempuan-perempuan lain di kerajaannya.
Kehilangan Otoritas
Karena ketidaktaatannya kepada otoritas, Wasti kehilangan otoritas sebagai seorang ratu. Dia kehilangan semua kuasa dan fasilitas yang diberikan oleh raja.
Begitu pula dengan kita. Ingatlah, bahwa roh ketidaktaatan atau pemberontakan itu merupakan penyakit menular yang dapat merusak sebuah komunitas. Jika Anda ingin pernikahan Anda selamat dan diberkati oleh Tuhan, maka Anda harus singkirkanlah roh pemberontakan dari tengah-tengah keluarga Anda. Suami harus tunduk kepada Tuhan, isteri harus tunduk dan hormat kepada suami. Jangan suka melawan. Demikian pula anak-anak harus mentaati orang tua.
Perjalanan Menjadi Seorang Ratu
Kenapa raja memilih Ester menjadi ratu pengganti Wasti? Siapa sebenarnya Ester?
Ester atau Hadasa adalah seorang gadis yatim piatu yang diasuh oleh Mordekhai. Dia seorang gadis yang sangat cantik dan elok rupanya. Bersama dengan gadis-gadis yang lain, dia juga dibawa masuk ke puri Susan untuk mengikuti "audisi kontes permaisuri".
Ternyata, sesuai dengan namanya yag berarti bintang, Ester benar-benar menjadi bintang. Dia berhasil terpilih menjadi pemenang dan berhak menyandang gelar permaisuri dan memakai mahkota ratu.
Apa rahasianya Ester dapat mengalahkan gadis-gadis cantik yang lainnya? Mari kita periksa.
Dari seorang Hadasa, yang tidak berbapa dan beribu, akhirnya Ester berhasil menjadi seorang ratu, Queen Ester. Kalau Anda juga ingin terpilih menjadi mempelai-Nya Tuhan, maka inilah rahasia yang harus Anda ketahui:
Memiliki Roh Penurut
Ester 2:20
"Adapun Ester tidak memberitahukan asal usul dan kebangsaannya seperti diperintahkan kepadanya oleh Mordekhai, sebab Ester tetap berbuat menurut perkataan Mordekhai seperti pada waktu ia masih dalam asuhannya."
Ester memiliki roh yang mau diajar dan dinasihati serta menuruti apa yang dikatakan oleh otoritasnya. Inilah rahasia mengapa Ester berhasil merebut hati raja dan membawanya ke kursi permaisuri.
Jika kita punya roh yang mau diajar dan roh yang mau menuruti nasihat, maka jalan menuju kemuliaan itu sedang terbuka lebar di depan mata kita.
Amsal 1:8-9
Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu, sebab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi lehermu.
Karangan bunga bagi kepala menggambar-kan mahkota yang akan didapatkan apabila kita bersedia mendengarkan didikan dan ajaran dari otoritas kita.
Anda akan kehilangan otoritas jika Anda tidak taat kepada otoritas, sebaliknya Anda akan memperoleh kuasa dan otoritas, jika Anda mentaati otoritas Anda.
Memiliki Sifat & Sikap yang Baik
Ester 2:9
"Maka gadis itu sangat baik pada pemandangan- nya dan menimbulkan kasih sayangnya, sehingga Hegai segera memberikan wangi-wangian dan pelabur kepadanya, dan juga tujuh orang dayang-dayang yang terpilih dari isi istana raja, kemudian memindahkan dia dengan dayang-dayangnya ke bagian yang terbaik di dalam balai perempuan."
Hadasa mendapat perlakuan yang istimewa dari Hegai, penjaga para perempuan, karena dia memiliki sifat dan sikap yang sangat baik.
Sifat dan sikapnya yang baik itulah yang membuat dia disayang oleh Hegai dan diberikan tempat yang terbaik di balai perempuan. Itu artinya, sifat dan sikap kita akan menentukan tempat apa yang akan kita duduki.
Persiapan menjadi Ratu
Ester 2:12
" Tiap-tiap kali seorang gadis mendapat giliran untuk masuk menghadap raja Ahasyweros, dan sebelumnya ia dirawat menurut peraturan bagi para perempuan selama dua belas bulan, sebab seluruh waktu itu digunakan untuk pemakaian wangi-wangian: enam bulan untuk memakai minyak mur dan enam bulan lagi untuk memakai minyak kasai serta lain-lain wangi-wangian perempuan."
Sebelum seorang gadis menghadap raja, maka dia harus dipersiapkan selama satu tahun. Tidak sembarangan seorang gadis boleh ketemu dengan raja. Demikian pula dengan kita. Kalau kita ingin berjumpa dengan Raja di atas segala Raja, yaitu Tuhan Yesus, Mempelai Pria Sorga, maka kita harus dipersiapkan secara khusus.
Pakai Minyak Mur
Enam bulan pertama, Ester harus memakai minyak mur. Fungsi minyak mur ini untuk detoksifikasi, yaitu membunuh semua kuman dan racun di dalam diri kita serta menghilangkan bau tubuh. Artinya, semua kuman dan racun di dalam hati kita serta semua bau dosa harus disingkirkan lebih dulu sebelum kita menjadi mempelai-Nya Tuhan. Kuman dan racun itu bisa berupa kenajisan, kebencian & kepahitan yang ada di dalam hati kita yang harus segera dibuang!
Minyak Kasai
Enam bulan kedua, Ester harus memakai minyak kasai. Minyak ini berfungsi sebagai minyak wangi bagi tubuh. Artinya, kita harus menyambut Mempelai Pria dengan bau yang harum.
Kita dapat mengeluarkan bau harum bagi Tuhan apabila sudah dibersihkan dari semua racun yang ada di dalam hati. Bagaimana dengan Anda???
Rabu, 01 Oktober 2008
Yatim Piatu Menjadi Ratu
Posted by
SB. Susanto
at
21:54
Labels: Khotbah Gembala
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)


1 comments:
Saya kurang setuju dengan pendapat anda mengenai Wasti yang dilengserkan menjadi ratu karena ketidaktaatan. Menurut saya, anda kurang menggali isi dari perikop Ester 1:1-22.
Saya lebih menyukai Wasti dibanding Ester. Wasti memiliki kepribadian. Tidak menurut pada yang tidak benar, meskipun itu adalah suaminya sendiri, menurut saya "tidak bermasalah". Karena sang Raja, menurut saya juga bukan suami yang baik.
Intinya, saya menyukai Wasti yang berkepribadian, dibandingkan Ester yang bertindak karena diatur oleh orang lain.
Please, read the detail and explore other information about the background of one topic in the bible.
GBU!
Poskan Komentar