Rabu, 12 November 2008

Perjalanan Wisata Ambon


Ambon, sebuah kota yang pernah menjadi pembicaraan dunia selama beberapa tahun karena kerusuhan bernuansa SARA. Tetapi saat ini Ambon kembali menjadi kota yang menarik untuk dikunjungi karena situasi yang sudah aman dan sangat kondusif baik bagi dunia usaha maupun wisata.

Kali ini untuk yang ketiga kalinya di tahun 2008 ini saya mengunjungi kota Ambon. Berangkat dari Manado pada tanggal 22 Oktober, saya transit satu hari di kota Makassar sambil menikmati kuliner kas Makassar (Palubasa – makanan wajib bagi saya setiap kali berkunjung ke Makassar). Tanggal 23 pagi saya bertolak ke Ambon dengan menumpang Sriwijaya Air (yang baru sebulan buka jalur penerbangan Jakarta – Makassar – Ambon). Tiba di Ambon jam 12.30 waktu setempat (WIT) satu jam lebih cepat dari Makassar.

Beberapa hari sebelum saya berangkat, sempat saya beritahu temann saya (Bro. Hentje Toisutta) bahwa saya akan datang ke Ambon. Puji Tuhan, teman saya yang pernah beberapa tahun tinggal di Manado ini berbaik hati dengan mengirimkan mobil jemputan untuk saya, bahkan saya juga disiapkan sebuah kamar yang sangat nyaman bak hotel berbintang di rumahnya yang memang didesign sangat apik (katanya sih isteri Bro. Hentje yang design) Wah, rumahnya sungguh “nice “ Ibu In. Makasih banyak untuk hospitalitynya!!!

Hari pertama, saya langsung diajak oleh teman saya mencicipi kuliner ikan bakar di RM. Istana Berkat. Hari kedua bersama Sdr. Yohanes (warga Kupang yang bertugas di Ambon) saya naik sepeda motor yang dipinjamkan oleh Bro. Hentje keliling kota Ambon. Masih terlihat bekas-bekas kerusuhan beberapa tahun yang lalu, tapi sebagian besar bangunan sudah direnovasi dan difungsikan kembali oleh pemiliknya.

Tiga puluh menit di dalam kota, saya teruskan menuju ke luar kota Ambon, tepatnya di Pantai Natsepa untuk mencicipi Rujak Manis Natsepa (wah, rujak Natsepa ini sudah terkenal ke seluruh Indonesia lewat sebuah liputan di salah satu stasiun TV Nasional). Dari layar TV pula saya tahu rujak Natsepa ini. Eehmm… rasa buah dan bumbu sambelnya terasa pas di lidah saya.

Sekitar 30 menit saya menikmati sea view pantai Natsepa, kemudian saya kembali ke kota Ambon. Begitu memasuki kota Ambon, hujan sempat membuat kami berdua basah. Tepat jam 12 siang saya dan Yohanes kembali ke RM. Istana Berkat untuk mencicipi Es Buah Segar yang menjadi salah satu andalan rumah makan ini. Harga satu gelas besar (mirip mangkok) 15 ribu rupiah. Memang sepadan dengan citarasanya. Saya juga pesan Mie Siram Canton Sea food. Yang ini rasanya biasa saja.

Pukul 13.30 siang saya kembali ke rumah untuk istirahat. Kepala agak pusing karena kena air hujan dan angin sewaktu pulang dari Natsepa.

Sore hari, kembali saya mengelilingi kota Ambon untuk mencari Ruko atau rumah yang bisa dikontrak. Pukul 19.30 saya coba menikmati makanan sari laut yang cukup banyak dibuka oleh Mas-Mas Jawa. Ayam goreng dan lalapan menjadi menu saya malam itu. Setelah kenyang pulang ke rumah.

Hari ke-3 di Ambon
Bersama dengan Yohanes yang terus menemani, saya kembali keliling kota Ambon untuk mencari kontrakan rumah atau ruko. Sebuah ruko berhasil saya dapatkan lewat iklan di Ambon Express. Survey dengan ownernya. Harganya kontrak pertahun lumayan mahal sekitar 55 juta dengan ukuran ruko 12m X 4m (3 lantai).

Kemudian jam 11.00 saya bertemu dengan Pak Marlon untuk melihat ruko yang lain lagi. Wah yang ini saya langsung jatuh hati. Ruko 3 lantai yang tidak jauh dari pusat kota Ambon ini sangat besar dengan ukuran 18m X 8 m dengan 5 kamar tidur. Harga? Wah, mahal juga untuk ukuran kota Ambon: 75 juta pertahun, atau kalau kontrak hanya lantai satu saja 40 juta pertahun. Ambil? Tunggu dulu, mesti confirm ke our leader dulu.

Jam 12.15 perut mulai terasa lapar. Putar-putar cari rumah makan. Akhirnya masuk di RM. Dedes (kembali nikmati ikan bakar dan PAPEDA bos!). Papeda (makanan dari sagu) ini menjadi salah satu kesukaan saya sejak beberapa tahun terakhir ini.

Hari ke-4 – kembali Makassar! Sampai jumpa di tujuan wisata selanjutnya.

1 comments:

Parker Casio Patty mengatakan...

wah wah wahh..

gmnh ??
Ambon asYik kan ??

penegn Liad RUJAK Natsepaa... ??

ada tuuhh di BLOG kuww,,,

di Comment Yahh,,,


wkwkkwkwkkw

 
template by : uniQue  |    (c)2008 blog resmi gereja petra manado :  modified n created by;sb.susanto