Jumat, 10 Oktober 2008

Tanda Akhir Jaman

Perjalanan hidup kekristenan kita dimulai ketika kita dilahirkan baru. Kelahiran baru membuat kita memiliki status yang baru, yaitu sebagai anak Allah. Sebagai anak Allah kita berhak menjadi ahli waris Kerajaan Sorga (Roma 8:16-17).

Perjalanan rohani kita selanjutnya yaitu dipertunangkan dengan Kristus. Selayaknya seorang yang sedang bertunangan, maka tugas kita adalah mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan Sang Mempelai Pria Sorga.

1 Tes 4:16
Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

Rapture atau pengangkatan
Kata “diangkat” dalam bahasa Yunani adalah “harpazo” yang pengertiannya membawa pergi (to carry away) atau membawa dari satu tempat ke tempat yang lain (to transport from one place to another place).

Jadi, Anda dan saya saat ini sedang menanti kedatangan dari Sang Mempelai Pria untuk masuk ke dalam pesta pernikahan Anak Domba Allah. Pertanyaannya adalah:
“ Apakah Anda sudah siap jika sewaktu-waktu Tuhan Yesus datang menjemput Anda dan saya?”

Tujuan dari pengangkatan adalah agar kita dipertemukan dengan Kristus. Mereka yang mati dalam Tuhan akan dibangkitkan dan kita yang masih hidup akan diangkat dalam tubuh kemuliaan.

Siapa saja yang akan diangkat?

Lukas 17:34-36
Aku berkata kepadamu: “Pada malam itu ada dua orang di atas satu tempat tidur, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. Ada dua orang perempuan bersama-sama mengilang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan." (Kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.)

Apa maksud dengan ayat di atas? Pertama, Tuhan akan memeriksa tempat tidur kita (hidup pernikahan kita). Nikah kita benar atau tidak? Kita hidup satu tempat tidur dengan pasangan sah kita atau tidak?

Kalau Anda satu tempat tidur dengan seseorang yang bukan suami atau isteri Anda, maka hidup Anda sedang tidak beres. Siap-siaplah untuk tertinggal pada masa pengangkatan.

Begitu pula dengan mereka yang hidup layaknya suami isteri tetapi tanpa sebuah ikatan pernikahan alias kumpul kebo, maka mereka termasuk dalam bilangan orang-orang yang akan ditinggalkan.

Kedua, tempat mengilang (pekerjaan) juga akan diperiksa oleh Tuhan. Jika pekerjaan Anda tidak jujur dan penuh dengan tipu daya, maka ketika Tuhan datang pasti Anda tidak akan turut diangkat oleh Tuhan. Sebab itu periksalah bagaimana cara kerja Anda!

Ketiga, Tuhan akan memeriksa ladang atau pelayanan kita. Apa motivasi kita melayani Tuhan? Untuk mengeruk keuntungan pribadi dan popularitas atau benar-benar untuk kemuliaan Tuhan? Semuanya akan diperiksa oleh Tuhan.

Marilah kita memperbaiki apa yang perlu diperbaiki dalam hidup kita agar pada saat Dia datang menjemput, kita didapati sudah siap.

Masa Antikris
Alkitab mencatat bahwa nanti akan datang masa antikris. Siapa sesungguhnya antikris itu? Mari kita periksa di dalam firman Allah.

1 Yoh 2:18
Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.

Seorang antikristus akan datang, yaitu seorang yang akan menjadi pemimpin dalam masa antikris di dunia ini. Sedangkan yang dimaksud dengan telah bangkit banyak antikristus adalah orang-orang yang hidupnya penuh dengan dusta dan menyangkal bahwa Yesus Kristus.

1 Yoh 2:22
Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.

Siapa saja mereka itu? Bukan hanya mereka yang menyangkal dengan mulut saja yang termasuk antikris, melainkan mereka yang mulutnya mungkin masih mengakui Yesus itu Tuhan tetapi perbuatan mereka bertentangan dengan pengajaran Kristus, sesungguhnya mereka juga antikris.

Antikris dan 666

Kisah mengenai akan datangnya antikris dan simbol 666 bukanlah cerita kosong yang dikarang oleh manusia melainkan itu sebuah fakta kebenaran yang pasti akan tergenapi.

Wahyu 13:18
Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

Tanda 666 di tangan dan di dahi!

Wahyu 13:16
Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya.

Tanda apa yang dimaksud, dan seperti apa tanda itu? Tanda yang dimaksud adalah tanda antikris, yaitu 666. Bagaimana caranya tanda itu dipasang?

Sepertinya antikris akan memanfaatkan teknologi komputer dalam bentuk microchip untuk diimplantasikan (ditanam) ke dalam tubuh manusia.

Tahukah Anda kalau teknologi itu sekarang ini sudah ada, bahkan sudah pernah diuji coba? Menurut para pakar kristen yang saya temukan di beberapa situs internet, bahwa hanya ada dua tempat yang aman untuk menanamkan microchip di tubuh manusia, yaitu di tangan kanan dan di dahi (”They have only found 2 eficient spots in our bodies to implant it: the right hand and the forehead.” www.greaterthings.com/News/Chip_Implants/index.html ).

Apa yang harus kita lakukan?

1. Siap Sedia - Mat 24:42-44
Kita tidak tahu kapan Tuhan akan datang, itulah sebabnya kita harus siap sedia seperti lima anak dara yang bijaksana.

2. Jangan menghakimi orang lain

I Kor 4:5
“Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah.”

3. Tinggal di dalam Kristus - I Yoh 2:28

Tinggal dalam Kristus artinya tinggal dalam pengurapan, karena Kristus artinya yang diurapi. Jika Anda ingin diangkat maka Anda harus hidup dalam pengurapan.

4. Jangan hidup dlm kegelapan - I Tes 5:4

Sebagai anak-anak terang, kita dipanggil bukan untuk melakukan apa yang cemar melainkan apa yang kudus (I Tes 4:7).

Sudahkah Anda siap menyambut kedatangan-Nya?

Read More..

Jumat, 03 Oktober 2008

Apa yang dibenci oleh Tuhan?

“ Enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya: mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan, seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.”
Amsal 6:16-19

Mungkin ada di antara Anda yang pernah bertanya-tanya di dalam hati, apa yang dibenci oleh Tuhan? Hari ini kita akan periksa di dalam Alkitab kita apa sesungguhnya yang dibenci oleh Tuhan.

Dengan mengetahui apa yang dibenci oleh Tuhan itu akan sangat menolong kita untuk selalu melakukan kebenaran-Nya yang tentu saja akan menyenangkan hati Tuhan. Sebaliknya jika kita melakukan sesuatu yang dibenci oleh Tuhan akan mendatangkan risiko yang berat bagi kita.

Sesuai dengan bacaan kita di atas, ada enam hal yang dibenci oleh Tuhan bahkan ada tujuh perkara yang menjadi kekejian di mata Tuhan.

Apa saja yang dibenci oleh Tuhan?
1. Mata Sombong
Matius 6:22-23
“ Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.”

Mata berbicara mengenai pandangan kita atau watak kita. Mata sombong artinya watak yang angkuh atau sikap yang congkak dan tinggi hati.

Jika sikap dan watak kita penuh kerendahan maka seluruh tubuh kita akan terang. Sebaliknya jika mata kita angkuh dan sombong maka seluruh tubuh kita akan menjadi gelap. Anda harus ingat bahwa kesombongan atau keangkuhan akan menghancurkan hidup kita. Jika Anda tidak ingin mengalami kehancuran segera singkirkan roh kesombongan dari hati Anda!

Amsal 16:18
“Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.”

Jika Anda diberkati dengan kekayaan yang berlimpah atau dengan jabatan yang tinggi, jangan membuat Anda jadi sombong karena kesombongan akan membawa Anda ke bibir jurang kehancuran.

I Timotius 6:17
“Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan...”

Warning: jangan sombong!
Kesombongan akan menjauhkan kita dari hadirat Tuhan. Orang yang sombong dan angkuh akan kehilangan hubungan dengan Tuhan sehingga hidupnya akan susah.

Yeh 16:49
“Mereka menjadi tinggi hati dan melakukan kekejian di hadapan-Ku; maka Aku menjauhkan mereka sesudah Aku melihat itu.”

Karena kesombongannya, Raja Uzia melawan Imam Azarya sehingga ia dijauhkan dari Rumah Tuhan dan tinggal di tempat pengasingan (II Taw 26:16-21).

2. Lidah Dusta
Amsal 12:19
“ Bibir yang mengatakan kebenaran tetap untuk selama-lamanya,tetapi lidah dusta hanya untuk sekejap mata.”

Hal kedua yang dibenci oleh Tuhan adalah lidah dusta atau pembohong. Segala sesuatu yang kita peroleh melalui kebohongan tidak akan berumur panjang. Semuanya akan lenyap dalam sekejap.


Amsal 21:6
“Memperoleh harta benda dengan lidah dusta adalah kesia-siaan yang lenyap dari orang yang mencari maut.”

Ingat dusta dari Gehazi? Keinginannya untuk memperoleh kekayaan dengan cepat membuat dia berdusta kepada Naaman bahkan juga berdusta kepada Nabi Elisa, akibatnya ia terkena kusta dan kehilangan segalanya (II Raj 5:21-27).

3. Tangan yang menumpahkan darah
I Tawarikh 28:3
“Tetapi Allah telah berfirman kepadaku: Engkau tidak akan mendirikan rumah bagi nama-Ku, sebab engkau ini seorang prajurit dan telah menumpahkan darah.”

Raja Daud tidak bisa membangun Bait Allah karena tangannya penuh dengan darah. Jika kita suka menumpahkan darah maka kita tidak bisa membangun Bait Allah.

Kapan seseorang menumpahkan darah? Biasanya darah itu tertumpah pada saat seseorang terluka atau bahkan terbunuh karena benda tajam. Nah, lewat perkataan kita seseorang bisa terluka karena lidah kita sekalipun tidak bertulang tetapi bisa lebih tajam dari pisau yang tajam.

Sedangkan jika Anda “membenci” maka di hadapan Tuhan Anda sudah menjadi seorang pembunuh. Sebab itu, jangan biarkan hati Anda penuh dengan kebencian.

I Yohanes 3:15
“Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.”

4. Hati yang jahat
Amsal 6:14
“ yang hatinya mengandung tipu muslihat, yang senantiasa merencanakan kejahatan, dan yang menimbulkan pertengkaran.”

Hal ke-empat yang dibenci oleh Tuhan adalah hati yang penuh dengan rancangan kejahatan. Sebagian besar umat Israel tidak bisa masuk ke Tanah Kanaan karena hati mereka penuh dengan keinginan yang jahat (I Korintus 10:5-6).


5. Langkah Kaki yang jahat
Amsal 6:18
“ kaki yang segera lari menuju kejahatan.”

Kaki berbicara mengenai tujuan perjalanan hidup seseorang. Kemana langkah kaki Anda melangkah? Jangan biarkan langkah kaki Anda menuju kepada kejahatan karena Tuhan membenci tujuan hidup yang jahat.

6. Saksi Dusta
Amsal 14:5
“Saksi yang setia tidak berbohong, tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan, adalah saksi dusta.”

Kapan seseorang menjadi saksi dusta? Pada waktu orang itu membawa kabar bohong. Sebab itu hati-hati terhadap setiap berita yang menyudutkan seseorang. Lakukan cek dan ricek lebih dulu agar Anda tidak menjadi saksi dusta.

7. Penyebab Pertengkaran
Amsal 26:20
“ Bila kayu habis, padamlah api; bila pemfitnah tak ada, redalah pertengkaran.”

Hal ke-tujuh yang dibenci oleh Tuhan bahkan yang menjadi kekejian di mata Tuhan adalah kalau seseorang menjadi penyebab adanya pertengkaran.

Fitnah atau Tuduhan (Ams 26:20)
Pemfitnah dapat menyebabkan pertengkaran dalam sebuah komunitas.

Pemarah (Ams 15:18)
Pemarah dapat memicu terjadinya sebuah pertengkaran.

Orang yang curang (Ams 16:28)
Begitu pula dengan orang yang curang, mereka dapat menyebabkan perselisihan dan pertengkaran.

Inilah hal-hal yang harus kita waspadai!
Amin.

Read More..

Rabu, 01 Oktober 2008

Yatim Piatu Menjadi Ratu

" Maka Ester dikasihi oleh baginda lebih dari pada semua perempuan lain, dan ia beroleh sayang dan kasih baginda lebih dari pada semua anak dara lain, sehingga baginda mengenakan mahkota kerajaan ke atas kepalanya dan mengangkat dia menjadi ratu ganti Wasti."
Ester 2:17


Hari ini saya mau berbicara kehidupan Ester. Seorang gadis yatim piatu yang berhasil menjadi seorang ratu. Kisah perjalanan Ester menjadi ratu dimulai dari diadakannya "Kontes Kecantikan" yang diadakan oleh Ahasyweros, seorang raja yang merajai seratus duapuluh tujuh daerah dari India sampai Ethiopia (Ester 1:1).

Menurut catatan para ahli, kontes ini diikuti sekitar seribu empat ratus gadis. Raja menyelenggarakan kontes kecantikan ini dengan tujuan untuk mencari pengganti Ratu Wasti. Mengapa Ahasyweros mencari pengganti permaisuri? Apa yang membuat raja menyingkirkan Wasti dari kursi permaisuri?

Ahasyweros cari pengganti permaisuri bukan karena dia sudah bosan dengan Wasti, juga bukan karena kecantikan Wasti sudah mulai pudar, karena alkitab berkata sebenarnya raja ingin memperlihatkan kecantikan Wasti kepada semua orang yang diundang dalam sebuah pesta (Ester 1:11).

Wasti disingkirkan oleh raja dari kursi ratu bukan karena wajahnya kurang cantik tetapi karena sikapnya yang tidak lagi tunduk kepada titah raja. Wasti tidak mau datang pada saat raja mengundang dia untuk memperlihatkan kecantikannya kepada semua pembesar dan rakyat.

Nah, sikap Wasti yang tidak mau tunduk inilah yang menyebabkan raja bertindak dengan tegas, sebab kalau tidak maka apa yang dilakukan oleh Wasti akan diikuti oleh perempuan-perempuan lain di kerajaannya.

Kehilangan Otoritas

Karena ketidaktaatannya kepada otoritas, Wasti kehilangan otoritas sebagai seorang ratu. Dia kehilangan semua kuasa dan fasilitas yang diberikan oleh raja.

Begitu pula dengan kita. Ingatlah, bahwa roh ketidaktaatan atau pemberontakan itu merupakan penyakit menular yang dapat merusak sebuah komunitas. Jika Anda ingin pernikahan Anda selamat dan diberkati oleh Tuhan, maka Anda harus singkirkanlah roh pemberontakan dari tengah-tengah keluarga Anda. Suami harus tunduk kepada Tuhan, isteri harus tunduk dan hormat kepada suami. Jangan suka melawan. Demikian pula anak-anak harus mentaati orang tua.

Perjalanan Menjadi Seorang Ratu
Kenapa raja memilih Ester menjadi ratu pengganti Wasti? Siapa sebenarnya Ester?

Ester atau Hadasa adalah seorang gadis yatim piatu yang diasuh oleh Mordekhai. Dia seorang gadis yang sangat cantik dan elok rupanya. Bersama dengan gadis-gadis yang lain, dia juga dibawa masuk ke puri Susan untuk mengikuti "audisi kontes permaisuri".

Ternyata, sesuai dengan namanya yag berarti bintang, Ester benar-benar menjadi bintang. Dia berhasil terpilih menjadi pemenang dan berhak menyandang gelar permaisuri dan memakai mahkota ratu.

Apa rahasianya Ester dapat mengalahkan gadis-gadis cantik yang lainnya? Mari kita periksa.

Dari seorang Hadasa, yang tidak berbapa dan beribu, akhirnya Ester berhasil menjadi seorang ratu, Queen Ester. Kalau Anda juga ingin terpilih menjadi mempelai-Nya Tuhan, maka inilah rahasia yang harus Anda ketahui:

Memiliki Roh Penurut

Ester 2:20
"Adapun Ester tidak memberitahukan asal usul dan kebangsaannya seperti diperintahkan kepadanya oleh Mordekhai, sebab Ester tetap berbuat menurut perkataan Mordekhai seperti pada waktu ia masih dalam asuhannya."

Ester memiliki roh yang mau diajar dan dinasihati serta menuruti apa yang dikatakan oleh otoritasnya. Inilah rahasia mengapa Ester berhasil merebut hati raja dan membawanya ke kursi permaisuri.

Jika kita punya roh yang mau diajar dan roh yang mau menuruti nasihat, maka jalan menuju kemuliaan itu sedang terbuka lebar di depan mata kita.

Amsal 1:8-9
Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu, sebab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi lehermu.

Karangan bunga bagi kepala menggambar-kan mahkota yang akan didapatkan apabila kita bersedia mendengarkan didikan dan ajaran dari otoritas kita.

Anda akan kehilangan otoritas jika Anda tidak taat kepada otoritas, sebaliknya Anda akan memperoleh kuasa dan otoritas, jika Anda mentaati otoritas Anda.

Memiliki Sifat & Sikap yang Baik
Ester 2:9
"Maka gadis itu sangat baik pada pemandangan- nya dan menimbulkan kasih sayangnya, sehingga Hegai segera memberikan wangi-wangian dan pelabur kepadanya, dan juga tujuh orang dayang-dayang yang terpilih dari isi istana raja, kemudian memindahkan dia dengan dayang-dayangnya ke bagian yang terbaik di dalam balai perempuan."

Hadasa mendapat perlakuan yang istimewa dari Hegai, penjaga para perempuan, karena dia memiliki sifat dan sikap yang sangat baik.


Sifat dan sikapnya yang baik itulah yang membuat dia disayang oleh Hegai dan diberikan tempat yang terbaik di balai perempuan. Itu artinya, sifat dan sikap kita akan menentukan tempat apa yang akan kita duduki.

Persiapan menjadi Ratu
Ester 2:12
" Tiap-tiap kali seorang gadis mendapat giliran untuk masuk menghadap raja Ahasyweros, dan sebelumnya ia dirawat menurut peraturan bagi para perempuan selama dua belas bulan, sebab seluruh waktu itu digunakan untuk pemakaian wangi-wangian: enam bulan untuk memakai minyak mur dan enam bulan lagi untuk memakai minyak kasai serta lain-lain wangi-wangian perempuan."

Sebelum seorang gadis menghadap raja, maka dia harus dipersiapkan selama satu tahun. Tidak sembarangan seorang gadis boleh ketemu dengan raja. Demikian pula dengan kita. Kalau kita ingin berjumpa dengan Raja di atas segala Raja, yaitu Tuhan Yesus, Mempelai Pria Sorga, maka kita harus dipersiapkan secara khusus.

Pakai Minyak Mur

Enam bulan pertama, Ester harus memakai minyak mur. Fungsi minyak mur ini untuk detoksifikasi, yaitu membunuh semua kuman dan racun di dalam diri kita serta menghilangkan bau tubuh. Artinya, semua kuman dan racun di dalam hati kita serta semua bau dosa harus disingkirkan lebih dulu sebelum kita menjadi mempelai-Nya Tuhan. Kuman dan racun itu bisa berupa kenajisan, kebencian & kepahitan yang ada di dalam hati kita yang harus segera dibuang!

Minyak Kasai
Enam bulan kedua, Ester harus memakai minyak kasai. Minyak ini berfungsi sebagai minyak wangi bagi tubuh. Artinya, kita harus menyambut Mempelai Pria dengan bau yang harum.

Kita dapat mengeluarkan bau harum bagi Tuhan apabila sudah dibersihkan dari semua racun yang ada di dalam hati. Bagaimana dengan Anda???

Read More..

Rahasia Damai Sejahtera

" Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya, kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu…”
Lukas 19:41-44


Ada satu akibat yang tidak mengenakkan bagi kita bahkan itu bisa tragis kita alami yaitu kalau kita mengabaikan lawatan Tuhan. Dalam ayat ke 41 pada waktu Yesus mulai melihat kota Yerusalem yang pertama Dia lakukan adalah menangis. Yesus menangisi Yerusalem.

Apa yang terjadi atas kota Yerusalem sehingga Yesus menangisinya? Pada waktu Yesus memasuki Yerusalem, mereka memberikan fasilitas dan penghormatan dengan cara diberikannya Yesus keledai untuk dipakai oleh Yesus dan mereka menghamparkan baju mereka di tengah Jalan sambil mereka memberikan pengagungan kepada Yesus (Lukas 19:36-38).

Mengapa Yesus menangisi kota Yerusalem? Bukankah orang-orang di Yerusalem sudah memuji Tuhan? Bukankah mereka sudah menyambut Yesus dengan memberikan fasilitas dan penghormatan?.

Ada dua hal yang membuat Tuhan Yesus menangisi Yerusalem yaitu:

1.Mereka membiarkan bait Allah menjadi sarang penyamun.

Lukas 19:45
“Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ,”
Dikatakan kalau Tuhan mengusir orang-orang yang ada di bait Allah, mengapa Tuhan mengusir mereka? Karena bait Allah di Yerusalem yang seharusnya menjadi rumah doa sudah berubah fungsi menjadi sarang penyamun. Rumah doa sudah berubah menjadi rumah dosa dan inilah yang membuat Tuhan Yesus menangis.

2.Mereka tidak mengerti apa sesungguhnya yang perlu untuk damai sejahtera.


Lukas 19:42
“kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.”
Hal kedua yang membuat Tuhan Yesus menangis yaitu karena orang-orang di Yerusalem tidak mengerti apa yang perlu untuk damai sejahtera mereka. Mereka berpikir yang penting mereka sudah rajin beribadah bahkan dengan bangganya mereka dapat mengatakan kalau mareka itu keturunan dari Abraham. Mereka tidak mengerti pada saat di mana Tuhan melawat mereka.

Tidak cukup kita hanya sekedar memberikan fasilitas dan penghormatan kepada Tuhan dengan cara kita mengangkat tangan di hadapan Dia. Karena banyak orang kristen kalau di gereja mereka dapat memuji Tuhan tetapi kalau di rumah mereka mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas, mereka berbicara kotor, mereka menyalibkan Tuhan dengan perbuatan yang jahat.

Nah sekarang kita akan melihat apa yang bisa mendatangkan damai sejahtera untuk kita. Damai sejahtera untuk pelayanan kita, damai sejahtera untuk kota kita, damai sejahtera untuk rumah tangga kita, damai sejahtera untuk pekerjaan dan bisnis kita.

1.BERDAMAI dengan ALLAH.

Efesus 2:14-17
”Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan... dan untuk memperdamaikan keduanya...Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang "jauh" dan damai sejahtera kepada mereka yang "dekat",
Jadi hal pertama untuk orang-orang Yerusalem supaya ada damai sejahtera adalah mereka harus berdamai dengan Allah. Orang Yerusalem berseteru dengan Allah, mereka menolak Yesus. Seperti halnya Adam dan Hawa, akibat dosa membuat mereka berseteru dengan Allah, mereka menyembunyikan dosa dan mereka tidak mau berdamai dengan Allah.

Begitu juga kalau kita mau ada damai sejahtera dalam hidup kita, maka yang harus kita perhatikan adalah kita harus berdami dengan Allah terlebih dahulu. Tidak sedikit kita menemukan orang-orang kristen di sekitar kita, mereka tidak mau berdamai dengan Tuhan. Kelihatannya mereka rajin ke gereja, tetapi kenyataannya hidup mereka tidak ada perdamaian dengan Tuhan.

Kalau Anda mau hidup dalam kasih karunia maka Anda harus ada perdamaian dengan Tuhan. Dia sudah memberikan fasilitas untuk Anda yaitu memberikan nyawa-Nya dengan cara mati di atas kayu salib untuk menghapus dosa, Dia membuka jalan perdamaian untuk Anda (Ibrani 10:19-20).

2.HIDUP dalam KEBENARAN.

Yesaya 32:17
”Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.”
Apa itu kebenaran? Kebenaran adalah firman Tuhan (Yohanes 17:17). Setelah kita berdamai dengan Tuhan hal kedua yang perlu untuk damai sejahtera adalah kita harus hidup di dalam kebenaran atau dengan kata lain kita harus hidup di dalam firmanNya. Hidup kita harus penuh dengan firman Allah (Yohanes 16:33).

Kekayaan Anda tidak dapat membuat Anda penuh dengan damai sejahtera kalau Anda sendiri belum berdamai dengan Allah dan jikalau Anda belum hidup sesuai dengan firman-Nya. Tujuan hidup kita bukan menjadi kaya tetapi menjadi serupa dengan Tuhan Yesus.

3.HATI yang TEGUH.
Yesaya 26:33
“Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.”

Hal ketiga yang penting untuk damai sejahtera kita adalah hati kita harus tetap teguh. Ada orang kelihatan fisiknya kuat tetapi rohnya lemah, tidak punya keteguhan di dalam hati. Orang yang seperti ini gampang disesatkan, gampang diombang-ambingkan.

Seseorang tidak punya keteguhan hati kalau dia tidak kuat di dalam pengajaaran tetapi sebaliknya kalau orang itu kuat di dalam pengajaran maka orang itu tidak akan mudah melepaskan pengajaran itu dan dia akan memiliki hati yang teguh.

Kita harus berdiri teguh, teguh dalam komitmen, teguh dalam pelayanan, teguh dalam panggilan, teguh dalam penderitaan (Galatia 5:1).

4.TURUTI keinginan ROH.
Roma 8:6
“Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.”
Hal terakhir yang penting untuk damai sejahtera kita adalah turutilah keinginan roh. Dalam hati kita ada dua macam keinginan ada keinginan yang baik dan ada pula keinginan yang tidak baik, tergantung dari kita mau memilih yang mana. Untuk memilih antara satu kita memang harus bergumul.

Untuk kita bisa memilih keinginan roh atau keinginan yang baik maka kita harus memiliki keteguhan hati, supaya kita bisa memiliki keteguhan hati maka kita harus berakar dengan firman Tuhan, supaya kita bisa berakar dari firman Tuhan maka terlebih dahulu kita harus hidup berdamai dengan Allah. Kalau Anda belum berdamai dengan Tuhan maka Anda tidak dapat tahan dalam pengajaran.

Kalau keempat hal ini tidak diperhatikan maka musuh kita akan datang menyerang kita. Mari kita belajar mengerti lawatan Tuhan. Kalau Tuhan melawat kita, bukalah hati saudara. Amin!

Read More..
 
template by : uniQue  |    (c)2008 blog resmi gereja petra manado :  modified n created by;sb.susanto